Afiksasi Bahasa Indonesia dalam Ragam Bahasa Prokem di Media Sosial Instagram: Kajian Morfologi
Keywords:
afiksasi, bahasa prokem, media sosialAbstract
Penelitian ini menganalisis bentuk afiks dan afiksasi bahasa Indonesia dalam ragam bahasa prokem di media sosial Instagram. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk afiks dan afiksasi bahasa Indonesia dalam ragam bahasa prokem di media sosial Instagram Fadil Jaidi. Data penelitian ini adalah kata-kata, frasa atau klausa, yang menggunakan bahasa prokem dalam interaksi di media sosial Instagram Fadil Jaidi. Teknik yang digunakan yaitu teknik observasi dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, jenis deskriptif. Data dianalisis menggunakan teknik referensial untuk mendeskripsikan proses afiksasi bahasa prokem di media sosial Instagram Fadil Jaidi. Data diperoleh dengan cara mendeskripsikan proses afiksasi bahasa prokem yang diperoleh dari hasil observasi dan dokumentasi pada media sosial Instagram Fadil Jaidi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga macam bentuk afiks dari prefiks yaitu, nge-, ng-, dan ny-, satu dari sufiks yaitu, -in, empat dari konfiks yaitu, ng-in, nge-in, di-in dan -in, dan terdapat tiga macam proses afiksasi yang sering digunakan di media sosial Instagram Fadil Jaidi yaitu, prefiksasi, sufiksasi, dan konfiksasi
References
Bachman, Dkk.1990. Keragaman Bahasa dalam Pembelajaran. Bandung: Fpbs-Upi
Chaer, Abdul Dan Leonie Agustina. 2010. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta
Dardjowidjojo, Soenjono. 2008. Psikolingusitik (Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Gunawan, Arif. 2011. Remaja dan Permasalahannya. Yogyakarta: Hanggar Kreator
Junus, Andi Muhammad dan Andi Fatimah Junus. 2011. Keterampilan Berbahasa Lisan. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar
Keraf, Gorys. 1997. Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Ende, Flores: Nusa Indah
Kridalaksana, Harimurti. 2001. Kamus Linguistik. Jakarta: Pt Gramedia Pustaka Utama
Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Kridalaksana, Harimurti. 2009. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Pt Gramedia
Mahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Moleong, L. J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda karya.
Muslich, Masnur. 2017. Tata Bentuk Bahasa Indonesia Kajian Kearah Tata Bahasa Deskriptif. Jakarta: Bumi Aksara
Nasrullah, Rulli. 2015. Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Poedjosoedarmo, Soepomo. 1979. Morfologi Bahasa Jawa. Jakarta: Dep.P Dan K
Samsuri. 1980. Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sugono, Dendy. 1998. Setengah Abad Kiprah Kebahasaan dan Kesastraan Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
Syamsuri, Andi Sukri. 2017. Bahasa Indonesia Mata Kuliah Dasar Umum. Makassar: Pustaka Lontara
Walija. (1996). Bahasa Indonesia dalam Perbincangan. Jakarta: Ikip Muhammadiyah Jakarta Press
Wedhawati, Dkk. 2006. Tata Bahasa Jawa Mutakhir. Yogyakarta: Kanisius
Yana, A., Dkk. (2018). Kosakata Bahasa Gaul Siswa Sekolah Dasar Kelas Tinggi. Jurnal Handayani, Vol, 9. No, 1.
Downloads
Date published articles:
Cite on this Journal:
Issue
Section
License & Copyright

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.