Problematika Penerapan Model Kontekstual Teaching and Learning (Ctl) Pada Pembelajaran Bahasa Arab Siswa Kelas X Ma Darunnaiem Pesse Soppeng
Kata Kunci:
problematika CTL, model pembelajaran, pembelajaran Bahasa ArabAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu problematika penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Bahasa Arab bagi siswa kelas X MA Darunnaiem Pesse Soppeng, serta apa saja solusi dalam mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digali dalam penelitian ini ada dua, yaitu data primer (data pokok) dan data sekunder (data penunjang). Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan problematika yang terjadi pad penerapan model pembelajaran CTL antara lain kurang fasihnya penerapan model ini oleh guru, molornya waktu/jam pembelajaran yang digunakan, penerapan model pembelajaran ini terkadang membuat suasana sedikit lebih gaduh, dan juga tingkat perkembangan dan pengetahuan siswa dalam Bahasa Arab berbeda-beda, hingga hasil yang ingin dicapai seringkali tidak merata. Faktor pendukung penerapan model ini adalah besarnya minat guru dalam menghadirkan pembelajaran yg aktif, menarik, dan inovatif, serta antusiasme tinggi para siswa. Adapun factor penghambatnya adalah kurangnya alokasi waktu jam pelajaran bahasa Arab, tidak meratanya kemampuan Bahasa Arab para siswa, dan kurangnya sumber belajar yang dimiliki siswa. solusi yang dapat diterapkan antara lain dengan tuntutan agar guru selalu belajar dan memperkuat kompetensi dirinya, kemampuan guru dalam mengatur dan mengefisienkan durasi waktu belajar, memiliki kemampuan manajemen kelas yang baik, serta pembagian kelompok yang merata.
Referensi
Baroroh, R. U., & Rahmawati, F. N. (2020). Metode-metode dalam pembelajaran keterampilan bahasa Arab reseptif. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 9(2), 179-196.
Faiqah, N. (2017). Manajemen pembelajaran bahasa Arab di sekolah. At-Tafkir, 10(1), 64-85.
Kosim, Nanang. (2016). Strategi dan Metedologi Pengajaran Bahasa Arab, (Bandung: CV Afrino Raya).
Kunaifah, Ana. (2016). “Keefektifan Model Contextual Teaching and Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa dalam Pembelajaran Matematika Kelas VII SMP Negeri 3 Sleman, (Yogyakarta: Universitas PGRI Yogyakarta, Pendidikan Matematika)
Mufidah, Siti Auwalul. (2019). “Model pembelajaran contextual teaching and learning Sebagai optimalisasi hasil belajar pada materi Perubahan wujud benda kelas V di SDN Gadung Driyorejo Gresik” (Surabaya: Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Pendidikan Guru Sekolah Dasar)
Muslich, Masnur. (2009). KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Kontekstual, (Jakarta: Bumi Aksara)
Sumarion. (2020). Model Pendekatan Contextual Teaching and Learning dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Kelas XI IPS 2 MAN Wates I Kulonprogo. Skripsi. (Yogyakarta: Digital Library UIN Sunan Kalijaga)
Susiloningsih, W. (2016). Model pembelajaran CTL (contextual teaching and learning) dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa PGSD pada matakuliah konsep IPS dasar. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 5(1), 57-66.
Suwirja, Desi. (2018). “Penerapan Pendekatan Contextual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Di Kelas IV MIN 5 Kota Banda Aceh” (Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah).
Unduhan
Date published articles:
Cite on this Journal:
Terbitan
Bagian
License & Copyright

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.