Pengelolaan Sumber Belajar Berbasis Digital dalam Meningkatkan Mutu Layanan Pembelajaran di Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Palopo
Keywords:
Pengelolaan, Sumber Belajar Digital, Mutu PembelajaranAbstract
Transformasi digital dalam pendidikan menuntut sekolah untuk mengelola sumber belajar secara lebih efektif agar mutu layanan pembelajaran meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sumber belajar berbasis digital di SMA Negeri 4 Palopo, dengan fokus pada bentuk implementasi, strategi manajerial, serta tantangan dan peluang yang dihadapi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, melalui tahap reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber belajar digital yang digunakan mencakup platform pembelajaran daring, aplikasi presentasi, serta media komunikasi berbasis teknologi. Pengelolaan dilakukan melalui perencanaan, pemanfaatan, dan evaluasi secara sistematis, sehingga mampu meningkatkan aksesibilitas, efektivitas, dan mutu layanan pembelajaran. Kendati demikian, keterbatasan infrastruktur dan kompetensi digital sebagian pendidik masih menjadi kendala, namun sekaligus membuka peluang untuk peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan dukungan kelembagaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya tata kelola sumber belajar digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sebagai strategi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.
References
Afriansa, M., & Ilham, D. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Refleksi, 14(1), 1–12.
Arsyad, A. (2019). Media Pembelajaran. Rajawali Pers.
Aruman, I., Hasbi, H., Firman, F., & Ilham, D. (2024). Strategic Management in Strengthening Religious Moderation: A Case Study in Primary Schools. International Journal of Asian Education, 5(4), 274–286.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Gillies, R. M. (2007). Cooperative Learning: Integrating Theory and Practice. SAGE Publications.
Hasan, M., Mustaring, D. I., & Khatimah, N. H. (2025). Analysis of the Principal’s Level of Financial Management Understanding in Enhancing Facilities and Infrastructure. Nidhomul Haq: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 10(1), 105–119.
Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S. E. (2002). Instructional Media and Technologies for Learning. Prentice Hall.
Hsb, S. J. (2020). Pemanfaatan Sumber Belajar Digital dalam Pembelajaran. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Ilham, D. (2019). Menggagas pendidikan nilai dalam sistem pendidikan nasional. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 8(3), 109–122.
Ilham, D. (2020). Persoalan-Persoalan Pendidikan dalam Kajian Filsafat Pendidikan Islam. Didaktika: Jurnal Kependidikan. https://www.academia.edu/download/63681626/22-Article_Text-39-1-10-20200609_220200619-62590-14nratk.pdf
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Revisi). Remaja Rosdakarya.
Prensky, M. (2010). Teaching Digital Natives: Partnering for Real Learning. Corwin Press.
Sagala, S. (2013). Konsep dan Makna Pembelajaran. Alfabeta.
Schunk, D. H. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective. Pearson Higher Ed.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wahyunita, V. D. (2019). Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Web terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 21(2), 115–124.