Pengaruh Metode Linguistik Struktural terhadap Pengajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Pertama

Authors

  • Muh. Taupiqurrahman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Hambali Hambali Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Arifuddin Arifuddin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar

Keywords:

Linguistik struktural, pengajaran bahasa, bahasa Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode linguistik struktural terhadap pengajaran bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas (PTK) sumber data yakni uji tes pada siswa kelas IX dengan teknik pengumpulan data yakni tes dan nontes. Dengan analisis data mengunakan metode linguistik struktural pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II yaitu meningkatnya jumlah siswa dalam menyimak penjelasan guru, mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, kerjasama dalam kelompok dan mengajukan tanggapan. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I sebesar 69,92 dan pada siklus II sebesar 83,58. Sehingga penerapan metode linguistik struktural dapat meningkatkan frekuensi keaktifan dan aktifitas dalam proses belajar mengajar sesuai dengan pengamatan siswa selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas cukup dua siklus

References

Al-mabsut, Arif Ma’mun. (2019). Studi Islam dan sosial. Mazhab Linguistik Struktural dalam Pengajaran Bahasa.

Alwasilah, A. Chaedar. Linguistik Suatu Pengantar., (Bandung: Angkasa, 2011), hlm.

Chaer Abdul. (2007:346). Ciri-ciri dan sifat bahasa.

Dkk. Pannen. Paulina. (2001). Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Konstrukktivisme dalam Pembelajaran.

Dkk. T.W. Solehan, (2001). Jakarta. Hakikat Pendekatan, Prosedur, dan Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdasarkan Pendekatan Komunikatif- Sistem Pembelajaran Bahasa Indonesia (Modul UT).

Dkk. Santoso. Puji. (2008). Jakarta. Universitas Terbuka. Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD.

Dkk. Tarigan. Djago. (2003). Jakarta. Universitas Terbuka. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas Rendah.

Depdiknas. (2004). Pembelajaran bahasa dan budaya

Dimyati & Mudjiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rieneka Cipta.

Edwar,M.Anthoni, 1963

https://www.referensimakalah.com/2012/03langage-langue-dan-parole-menurut-7945.html?=1. diakses pada 2 agustus 2019.

Hamalik, O. 2003. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara.

Haryadi. Zamzami, (1996). Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud-Dikti.

Hs, Widjono (2005). Jakarta. Grasindo. Bahasa Indonesia: Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi.

Kridalaksana (2009:144). Linguistik dan ilmu bahasa.

Moedjiono. Dimyati. (1992).(1993). Jakarta: DEPDIKBUD. Strategi Belajar Mengajar.

Nurhadi. (1995). IKIP. Semarang. Tata Bahasa Pendidikan,

Sumantri. Mulyani. Johar Permana. (1999). Jakarta. DEPDIKBUD. Strategi Belajar Mengajar.

Puspitasari yunita. Lingua 15 (2), 125-134, 2019.”analisis penerapan linguistik struktural dalam buku teks bahasa Indonesia tingkat SMP/MTS kelas VI.

Zaim Muhammad. (2014). FBS UNP press. Metode penelitian bahasa: pendekatan struktural.

Downloads

Date published articles:

2022-05-31

Cite on this Journal:

Taupiqurrahman, M. ., Hambali, H., & Arifuddin, A. (2022). Pengaruh Metode Linguistik Struktural terhadap Pengajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Konsepsi, 11(1), 114–118. Retrieved from http://www.p3i.my.id/index.php/konsepsi/article/view/177