Hubungan Kemampuan Membaca Pemahaman dengan Kemampuan Menulis Teks Berita pada Siswa kelas XI IPA SMA Gunung Sari Makassar
Keywords:
membaca pemahaman, menulis, teks beritaAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman dengan kemampuan menulis teks berita pada siswa kelas XI IPA SMA Gunung Sari Makassar. Penelitian ini bertujuan mengetahui adakah hubungan kemampuan membaca pemahaman dengan kemampuan menulis teks berita pada siswa kelas XI IPA SMA Gunung Sari Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kuantitatif dan menggunakan metode analisis korelasional yakni menghubungkan kemampuan membaca pemahaman dengan kemampuan menulis teks berita. Subjek dalam penilitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Gunung Sari Makassar. Hasil penelitian menunjukkan kriteria tingkat korelasi, karena nilai r hitung adalah 0,963 berarti berada pada rentang nilai di antara 0,800 sampai dengan 1,000, maka dapat dikatakan bahwa nilai-nilai kemampuan membaca pemahaman dengan kemampuan menulis teks berita siswa kelas XI IPA SMA Gunung Sari Makassar mempunyai tingkat korelasi sangat tinggi. Untuk kemampuan membaca pemahaman, pada umumnya siswa memiliki tingkat kebiasaan membaca sedang. Hal ini terbukti dari 20 siswa terdapat 11 orang yang memiliki kebiasaan membaca tingkat sedang dan 9 orang memiliki tingkat kebiasaan yang tinggi. Artinya 55% yang memiliki kemampuan membaca pemahaman tingkat sedang dan45% memiliki kebiasaan membaca tingkat tinggi. Demikian pula kemampuan menulis teks berita, hampir semua siswa memiliki kemampuan menulis teks berita tingkat rendah. Ini terbukti dari 20 siswa, terdapat 1 orang yang memiliki kemampuan menulis teks berita tingkat rendah, 12 orang siswa memiliki kemampuan menulis teks berita tingkat sedang dan 7 orang siswa memiliki kemampuan menulis teks berita tingkat tinggi. Artinya 5% yang memiliki kemampuan menulis teks berita tingkat rendah, 60% kemampuan menulis tek berita sedang, dan 35% memiliki kemampuan membaca menulis tek berita tingkat tinggi.
References
Agustina. 2008. “Pembelajaran Keterampilan Membaca”. (Buku Ajar). Padang: Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FBSS UNP.
Akhadiah, S., Maidar, G.A., dan Sakura, H.R. 1989. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Arikunto, Surhasimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Basuni, Achmad. 2002. Dasar-dasar Jurnalistik. Surabaya: Kartika.
Ibnu, dkk. 2003. Dasar-dasar Metodologi Penelitian. Malang: Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang.
Kridalaksana Harimurti. 1984. Kamus Linguistik. Jakarta: PT. Gramedia.
Munaf, Yarni. 2008. “Rangkuman Keterampilan Membaca”. (Buku Ajar). Padang: Jurusan Bahasa dan Sastra indonesia, FBSS UNP.
Nurhadi. 1989. Bagaimana Meningkatkan Kemampuan Membaca. Bandung: CV. Sinar Baru.
Semi, M. Atar. 2008. Menulis Efektif. Padang: Angkasa Raya.
Soedarso. 1989. Sistem Membaca Cepat dan Efektif. Jakarta: PT. Gramedia.
Syafi’ie, I. 1988. Retorika dalam Menulis. Jakarta: Depdikbud.
Tampubolon. 1987. Kemampuan Membaca Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. 2008. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Thahar, Harris Effendi. 2008. Menulis Kreatif. Padang: UNP Press.
Triono. 2013. Metodelogi Penelitian Pendidikan. Yokyakarta: Ombak.
Walija. 1996. Komposisi Mengolah Gagasan Menjadi Karangan. Jakarta: Penebar Aksara. (http://lubisgrafura.wordpress.com,diakses 20 Agustus 2015).
Downloads
Date published articles:
Cite on this Journal:
Issue
Section
License & Copyright

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.