Analisis dan Strategi Pengembangan Kemampuan Bahasa Inggris Pariwisata di SMAN 1 Teluk Sebong Kab. Bintan

Authors

  • Hetty Yulianti Sihite Program Studi Pengelolaan Perhotelan, Politeknik Bintan Cakrawala
  • Hendricus Yayan Setyanto Program Studi Seni Kuliner, Politeknik Bintan Cakrawala
  • Gervinko Gervinko Program Studi Pengelolaan Perhotelan, Politeknik Bintan Cakrawala

Keywords:

analisis dan strategi, pengembangan kemampuan, Bahasa Inggris pariwisata

Abstract

Kabupaten Bintan mengandalkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata yang terkenal dengan sumber daya alam yang menarik yaitu di  kawasan pariwisata Lagoi. Kebutuhan sumber daya manusia yang mampu menggerakkan pariwisata menjadi prioritas yang harus dikembangkan di kab. Bintan. Melihat banyaknya wisatawan asing berkunjung menikmati keindahan alam di Kab. Bintan, sudah sepatutnya dibarengi dengan kemapuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan. Pentingnya penguasaan Bahasa Inggris dimulai dari tingkat sekolah di tingkat dasar, menengah dan atas. Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting di era globalisasi dunia bisnis, ekonomi, sosial, pariwisata, teknologi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana kemampuan bahasa Inggris Pariwisata di SMA N 1 Teluk Sebong Kec. Sri Bintan, Kab. Bintan, Kepulauan Riau. Metode penelitan yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat kualitatif yaitu peneliti membandingkan antara masalah yang terjadi di lapangan dengan teori-teori yang berlaku, setelah itu di ambil suatu kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa berdasarkan hasil yang peneliti temukan, dapat dilihat dengan jelas bahwa bagaimana penguasaan Bahasa Inggris bagi siswa-siswi kelas X, XI di SMA N 1 Teluk Sebong. Dengan Kemampuan menguasai Bahasa Inggris yang baik dapat menciptakan sumber daya manusia yang mumpuni dan mendukung kegiatan pariwisata di Kab. Bintan. Dengan demikian, jika dari tingkat SMA telah dapat menguasai Bahasa Inggris akan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pariwisata dan membantu memberikan pelayanan dan komunikasi yang baik bagi wisatawan asing saat berkunjung ke Kab. Bintan.

References

Aulia, Vivi et.al. (2017). Pelatihan Penggunaan Bahasa Inggris untuk Pariwisata (English for Tourism) Bagi Siswa SMKN 4 Banjarmasin. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.1 (1) 2017.

Anggayani, N. W., & Osin, R. F. (2018). Pengaruh Service Performance Terhadap Nilai Sekolah Kepuasan Dan Loyalitas Pelajar Pada SMK Pariwisata Triatma Jaya Tabanan. Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel, 1(1), 28-35.

Cameron, Lynne. (2001). Teaching Languages to Young Learners. Cambridge. Cambridge University Press. Cravotta, J. (n.d.). English for Tourism Purposes. Retrieved August 15, 2019, from http://espfortourism. blogspot.com/2012/05/english-for-tourism-purposes.html

Ashleigh, E., Eerang, P., Sangkyun, K., & Yeoman, I. (2018). What is food tourism. Tourism Management, 68, 250-263.

Emzir. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Lindawati, N. P., Asriyani, R., & Anggayana, I. W. A. (2018). KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DIALOG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE PADA MAHASISWA JURUSAN TATA HIDANGAN DI AKADEMI KOMUNITAS MANAJEMEN PERHOTELAN INDONESIA. SINTESA.

Lindawati, N. P., Asriyani, R., & Anggayana, I. W. A. (2019). MODEL KOOPERATIF THINK-PAIR-SHARE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DIALOG BAHASA INGGRIS MAHASISWA AKADEMI KOMUNITAS MANAJEMEN PERHOTELAN INDONESIA. LITERA: Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra, 4(1).

Morris, Catrin E. (2017). Flash on English for Tourism Second Edition ESP Series Pdf

M. Zaim. (2013). Asesmen Otentik: Implementasi Dan Permasalahannya Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Di Sekolah Menengah. In Proceeding of the International Seminar on Languages and Art (pp. 29-61. ISBN: 978-602- 17017-2–0).

Moh. Nazir (2011). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia

Osin, R. F., Kusuma, I. R. W., & Suryawati, D. A. (2019). STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA KAMPUNG TRADISIONAL BENA KABUPATEN NGADA-FLORES NUSA TENGGARA TIMUR (NTT). Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 14(1).

Pitana dan Diarta. 2009. Pengantar Ilmu Pariwisata. Penerbit Andi.Yogyakarta.

Prachanant, N. (2012). Needs Analysis on English Language Use in Tourism Industry. Procedia- Social and Behavioral Sciences, 66, 117– 125. https://doi.org/10.1016/j. sbspro.2012.11.253

Sinaga, F. (2010). Peranan Bahasa Inggris Dalam Era Globalisasi. http://kursusinggris.wordpress.com, diakses tanggal 20 Mei 2021

Setyanto, Aji. (2012). Pentingnya Penguasaan Bahasa dan Budaya Asing Sebagai Pendukung

Utama Sektor Pariwisata. Tersedia: http://fib.ub.ac.id/wrp-on/uploads/Journal-Pariwisata-_Aji-Setyanto_-Pentingnya-Penguasaan-Bahasa-dan-Budaya-Asing.pdf

Shipton, I., Mackenzie, A.S., (2006). The Child as a Learner. Shipton J., & Council.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryawati, D. A., & Osin, R. F. (2019). Analisis Menu untuk Menentukan Strategi Bauran Pemasaran pada Bunut Café di Hotel White Rose Legian Kuta. Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel, 3(1), 29-35. Tourism Indonesia (2018). Tersedia: http://wikipedia.org/TourismIndonesia

Zahedpisheh, N., Bakar, A., Zulqarnain, B., & Saffari, N. (2017). English for Tourism and Hospitality Purposes (ETP). English Language Teaching, 10(9), 86-94.

Downloads

Date published articles:

2021-11-23

Cite on this Journal:

Sihite, H. Y. ., Setyanto , H. Y. ., & Gervinko, G. (2021). Analisis dan Strategi Pengembangan Kemampuan Bahasa Inggris Pariwisata di SMAN 1 Teluk Sebong Kab. Bintan. Jurnal Konsepsi, 10(3), 269–276. Retrieved from http://www.p3i.my.id/index.php/konsepsi/article/view/120