Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek P5 untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Siswa Sekolah Dasar
Kata Kunci:
strategi pembelajaran, P5, kemampuan berbicara, siswa sekolah dasarAbstrak
Artikel ini membahas strategi pembelajaran berbasis proyek dalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa sekolah dasar. Kajian dilakukan melalui telaah pustaka terhadap berbagai sumber yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa pendekatan berbasis proyek dalam P5 mampu menciptakan proses pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Siswa tidak hanya dilibatkan dalam penyelesaian tugas nyata, tetapi juga dilatih untuk mengemukakan pendapat, berdiskusi, dan mempresentasikan hasil kerja secara lisan. Proses ini berdampak positif terhadap keberanian, kepercayaan diri, serta keterampilan komunikasi siswa. Partisipasi aktif dalam kegiatan proyek juga mendorong pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21. Namun, efektivitas penerapan strategi ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti kesiapan guru, sarana pendukung, serta pemahaman terhadap perencanaan dan evaluasi P5. Hambatan yang umum dijumpai mencakup keterbatasan pelatihan bagi guru dan kurangnya sumber belajar. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan serta kolaborasi dengan lingkungan sekitar. Simpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis proyek dalam konteks P5 memiliki potensi besar dalam mengembangkan kemampuan berbicara siswa sekolah dasar secara holistik dan bermakna.
Referensi
Cahyono, E. A., Sutomo, & Hartono, A. (2019). Literatur review: Panduan penulisan dan penyusunan. Jurnal Keperawatan (JK), 12(2). http://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/jk/article/view/43
Dewi, R. K., Attalina, S. N. C., & Hamidaturrohmah. (2024). Analisis kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema kearifan lokal Kabupaten Jepara di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1), 1769–1784.
Effendi, H. F., Rasmitadila, & Hasnin, H. D. (2023). Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada tema gaya hidup berkelanjutan di kelas IV SDN Ciranjang. Karimah Tauhid, 3(9).
Febriani, Y., & Widiadi, R. P. (2024). Persepsi guru dan siswa terhadap project-based learning dalam pembelajaran sejarah pada kurikulum merdeka. Historika: Jurnal Pendidikan dan Sejarah, 8(1), 108–112. http://dx.doi.org/10.25157/ja.v11i1.13692
Kemendikbudristek. (2021). Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Maharani, F., Asrin., & Widodo, A. (2023). Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Keaktifan Belajar dan Retensi Siswa. Journal of Classroom Action Research, 5(1), 531. https://doi.org/10.29303/jcar.v5i1.3619
Musriyono, A. A., & Winanto, A. (2023). Peningkatan kemampuan komunikasi lisan peserta didik sekolah dasar melalui model Project Based Learning. eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 7(1), 43–46. https://doi.org/https://doi.org/10.52266/
Nurhadi, D. (2022). Implementasi P5 dalam Pembelajaran di SD. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 8(2), 112–120.
Pemerintah Republik Indonesia. (2005). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. https://pelayanan.jakarta.go.id/download/regulasi/peraturan-pemerintah-nomor-19-tahun-2005-tentang-standar-pendidikan-nasional.pdf
Rahmatillah, W., Maryamah, Jayatri, T., Isnata, R., Wulandari, S., & Siltawani, A. (2025). Penerapan model PJBL terhadap keaktifan belajar siswa mata pelajaran IPAS kelas 6 SDN 60 Kota Jambi. Jurnal Kompetensi Guru Indonesia, 1(1), 15–21. https://online-journal.unja.ac.id/jkomgi/index
Rozali, A., Irianto, D. M., & Yuniarti, Y. (2022). Kajian Problematika Teacher Centered Learning dalam Pembelajaran Siswa: Studi Kasus SDN Dukuh, Sukabumi. Journal of Elementary Education, 5(1), 77–85. https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/collase/article/view/9996
Sahid, M. R. H., Arisnawati, & Saparuddin. (2024). Penerapan model Project Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII. Lensa (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 14(1), 10–11. 10.24929/lensa.v14i1.336
Suparno, B. (2021). Pembelajaran Berbasis Proyek dan Kemampuan Komunikasi. Jurnal Pendidikan Bahasa, 13(1), 45–52.
Suparno, B. (2021). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Kemampuan Komunikasi Siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa, 13(1), 45–52.
Suryadi, T., & Wahyudin, D. (2024). Analisis persepsi guru sekolah dasar terhadap projek penguatan profil pelajar Pancasila di Kabupaten Sumedang. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(2), 561–563. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.860
Utami, H., Mutia, T., Sumatnu., Masruroh, H. (2025). Persepsi Guru dan Siswa terhadap P5 Topik Pengelolaan Sampahdi SMA Ibrahimy Wongsorejo. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 919–920. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1118
Yusuf, F., Rahman, H., Syamsuddin, A. F., Irfan, M., & Sayidiman, S. (2024). PKM pelatihan penyusunan proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi guru sekolah dasar di SDN 3 Mimika. Jurnal Panrita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 47–54.
Unduhan
Date published articles:
Cite on this Journal:
Terbitan
Bagian
License & Copyright
Hak Cipta (c) 2025 Dela Widiasari, Vika Aulia, Ichsan Fauzi Rachman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.