Manajemen Branding Perpustakaan Analisis Feed Instagram Perpustakaan Daerah Tana Toraja

Authors

  • Avisa Nur Hamida Institut Agama Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Nursaeni Institut Agama Islam Negeri Palopo, Indonesia

Keywords:

Manajemen Branding, Perpustakaan Daerah, Instagram, Media Sosial, Citra Perpustakaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen branding perpustakaan melalui media sosial Instagram serta implikasinya terhadap citra dan keterlibatan masyarakat pada Perpustakaan Daerah Tana Toraja. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi konten feed Instagram, wawancara dengan pengelola perpustakaan, serta analisis interaksi pengguna berupa like, komentar, dan share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram dimanfaatkan sebagai media strategis dalam membangun identitas perpustakaan sebagai lembaga yang modern, terbuka, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Konsistensi visual, keberagaman konten, serta penyajian informasi yang informatif berperan dalam memperkuat branding perpustakaan. Meskipun tingkat engagement masyarakat masih bersifat selektif, seluruh respons yang muncul menunjukkan persepsi positif terhadap perpustakaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan media sosial yang terencana dan partisipatif berpotensi meningkatkan citra perpustakaan serta memperluas peran perpustakaan sebagai pusat literasi dan budaya di tingkat daerah.

References

Aaker, D. A. (1996). Building strong brands. The Free Press.

Balakrishnan, B. K. P. D., & Rajaram, S. (2018). The impact of social media marketing medium toward purchase intention and brand loyalty among generation Y. Journal of Social Sciences Research, 4(12), 237–245. https://doi.org/10.32861/jssr.412.237.245

Calder, B. J., Malthouse, E. C., & Schaedel, U. (2009). An experimental study of the relationship between online engagement and advertising effectiveness. Journal of Interactive Marketing, 23(4), 321–331. https://doi.org/10.1016/j.intmar.2009.07.002

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Hoffman, D. L., & Fodor, M. (2010). Can you measure the ROI of your social media marketing? MIT Sloan Management Review, 52(1), 41–49.

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003

Keller, K. L. (2013). Strategic brand management: Building, measuring, and managing brand equity (4th ed.). Pearson Education.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tajfel, H., & Turner, J. C. (1979). An integrative theory of intergroup conflict. In W. G. Austin & S. Worchel (Eds.), The social psychology of intergroup relations (pp. 33–47). Brooks/Cole.

Wiggins, B. E. (2014). The discursive power of memes in digital culture. Routledge.

Downloads

Date published articles:

2025-05-17

Cite on this Journal:

Nur Hamida, A., & Nursaeni, N. (2025). Manajemen Branding Perpustakaan Analisis Feed Instagram Perpustakaan Daerah Tana Toraja. Jurnal Pendidikan Refleksi, 14(1), 83–89. Retrieved from http://www.p3i.my.id/index.php/refleksi/article/view/462